Diserang Ribuan Lebah, Petani di Tegal Tewas Mengenaskan



Seorang  petani di Dukuh Kalibuntu, Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, tewas mengenaskan setelah sekujur tubuhnya diserang ribuan lebah, Sabtu (26/1).

Kejadian berawal saat korban yang bernama Tamat, 78, sedang mencangkul lahan sawahnya yang lokasinya tak jauh dari rumahnya. Selain Tamat, ada empat korban lainnya yang juga diserang ribuan lebah di tempat yang sama. Mereka yakni Nursidin, Ponidi, Jumaroh, dan
 Imamudin. Beruntung, keempat warga itu masih bisa diselamatkan.

Sedangkan Tamat mengalami luka parah di bagian wajah yang mengakibatkan nyawanya melayang.

"Kejadiannya sekitar jam sembilan pagi. Waktu itu, Tamat sedang di sawah lagi nyangkul tahu-tahu diserang lebah. Tamat langsung lari ke gubuk, tapi lebahnya ngejar terus, dan akhirnya Tamat meninggal," tutur Munawar, 57, kerabat Tamat, Minggu (27/1).

Dari empat korban terluluka, yakni Nursidin harus dirawat di RSUD dr Soeselo, Slawi karena menderita luka parah.

"Yang masih dirawat di rumah sakit satu, lainnya dibawa ke puskemas tapi sudah pulang," ujar Munawar.

Selain Nuridin, Imamudin juga mengalami luka-luka di tubuhnya akibat sengatan lebah yang berwarna kuning dan tersebut. Imamudin menerangkan lebah yang menyerangnya itu jenisnya Lebah Gung, berjumlah ribuan. Dia disengat saat dirinya hendak menolong ibunya, Jumaroh, 70, yang wajahnya sempat dikerubungi ribuan lebah.

Saat itu, Jumaroh sedang berjalan-jalan di tepi sawah, sedangkan Imamudin sedang mencangkul di sawahnya.

"Saya lihat wajah ibu saya sudah penuh lebah. Saya langsung lari nolongin, agar saya saja yang diserang," ujar Imamudin.

Untuk menghalau ribuan lebah yang menyerang ibunya, Imamudin melepas kaos yang sedang dikenakannya, sehingga wajah dan badannya ikut disengat. Ia lalu membawa sang ibu bersembunyi di semak-semak selama sekitar setengah jam, menunggu hingga kawanan lebah pergi.

"Saya dan ibu saya berlindung di semak-semak, tawon (lebah) masih di atas semak-semak seperti nungguin," ungkapnya.

Akibat sengatan lebah, Imamudin dan ibunya mengalami luka-luka dan harus diobati di Puskesmas Bojong. Beruntung, luka yang diderita tak separah Tamat dan Nursidin, dua orang tetangganya yang pertama kali disengat lebah saat sedang mencangkul di sawah.

"Tamat meninggalnya di gubuk, wajahnya penuh luka-luka kena sengatan," kata Munawar.

Menurut Munawar, lokasi serangan lebah berada di areal pesawahan di blok Pandansari yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman warga. Diduga sarang kawanan lebah itu berada di pohon di sekitar sawah.

"Lebahnya sangat banyak tapi sarangnya belum ketahuan. Ada yang terus ngejar sampai rumah juga," ucapnya.

Sekretaris Desa Tuwel, Imam Sofyan, menjelaskan, lebah yang menyerang warga itu baru kali pertama terjadi di desanya.

"Kemungkinan itu lebah gung yang berpindah-pindah tempat. Sepertinya diganggu burung kemudian menyerang warga," ujarnya.

Untuk pencegahan, warga diminta tidak mendatangi lokasi tersebut karena bisa mengancam keselamatan jiwa.

"Sarangnya belum tahu di mana karena itu lebahnya pindah-pindah," ujarnya.
loading...

Berita Terkait

Post a Comment

0 Comments